
Rangkaian RJ 2011 dimulai tanggal 15-17 Juli 2011. Hari pertama peserta mengikuti upacara pembukaan RJ 2011 dilanjutkan dengan perjalanan menuju kampus kelautan Teluk Awur UNDIP. Menariknya Kampus Teluk Awur memiliki asrama yang akan dihuni oleh mahasiswa semester 4 dan 5, dimana tujuannya untuk mendekatkan mahasiswa dengan laut. Kegiatan sebenarnya baru dimulai pada hari kedua, yakni Sabtu 16 Juli 2011. Kegiatan hari kedua adalah sampling di Pantai Panjang, Kabupaten Jepara. Sampling terhadap rumput laut, teripang dan bulu babi dengan skin dive. Jadi, sekalian menikmati keindahan karang di Pantai Panjang. Bahkan beberapa panitia dan peserta melakukan sampling lebih dari 200 meter dari arah pantai. Setelah sampling peserta mendapat penjelasan mengenai teripang dan cara perkembangan aseksualnya. Acara dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan pembicara dari PT. Trans Pangan Spirulindo. Tak hanya mengikuti seminar, peserta diajak untuk berkeliling di PT. Trans Pangan Spirulindo. Satu yang harus dibanggakan pengelola PT. Trans Pangan Spirulindo adalah alumni UGM dari Fakultas Biologi. Beliau bahkan menceritakan dulunya merupakan murid bimbingan Pak Trijoko baik sebagai DPA, DPL, dan DPS. PT. Trans Pangan Spirulindo menghasilkan suplemen dari Spirullina sp. yang dikemas dalam mikrokapsul. Malamnya diadakan pensi dimana peserta dan panitia berkumpul sambil menikmati api unggun dan bakar jagung. Di sela-sela pensi peserta dan panitia menyampaikan pesan dan kesan, acara ini sangat menyenangkan dan berlangsung hingga malam.
Hari terakhir dimulai dengan coastal cleansing di pantai Teluk Awur sebelah kampus kelautan UNDIP. Panitia dan peserta bekerja sama mengumpulkan sampah di sekitar pantai. Setelah selesai coastal cleansing, peserta diberi waktu packing dan kemudian menuju laboratorium. Di laboratorium peserta diajak mengidentifikasi teripang berdasar spikula yang dimilikinya sehingga bisa diketahui secara tepat species teripang tersebut. Species yang kami dapatkan adalah Holothuria atra atau yang lebih dikenal dengan teripang hitam.Selain mengidentifikasi teripang, peserta belajar membuat sabun dengan tambahan ekstraksi Sargassum sp. yang diindikasikan memiliki zat anti kanker. Setelah kegiatan seharian di laboratorium, peserta diberi pelatihan mengenai bioinformatika. Dalam pelatihan tersebut peserta diajarkan mencocokan kode genetika nucleolus blast dari data yang dimiliki peserta dengan data yang berada di situs ncbi (National Centre of Biotechnology Information), sehingga dapat diketahui susunan basa yang dimasukkan sesuai dengan susunan basa species apa saja. Dari situ kita akan dituntun untuk mengetahui bagaimana pola pohon kekerabatan species yang diperoleh dari data ncbi berdasar data yang kita masukkan. Sangat menarik apalagi sebelumnya belum pernah diajarkan menggunakan aplikasi ini.
Acara Research Journey yang diselenggarakan Farmasea FPIK UNDIP bisa memberi inspirasi pada pihak lain bahwa riset tak selalu membosankan, riset bisa menjadi ajang yang menyenangkan. Selain itu, adanya tukar informasi serta menambah jaringan adalah hal positif lain yang didapat dari kegiatan tersebut. Sebagai anak Perikanan UGM yang mengikuti Research Journey kali ini, tentunya kegiatan semacam ini sangat bermanfaat. Mau ikut? Gabung saja dengan Research Journey 2012. It’s recommended!
| < Prev | Next > |
|---|
